Ketika Mental Mengalahkan Usia: Debut Manis Patra Jr Melawan Tim-Tim Senior
Tanggal 25 Januari 2024 menjadi hari yang cukup berkesan buat saya. Hari
itu, saya bersama teman-teman di Patra Jr berkesempatan ikut kompetisi yang
cukup bergengsi, yaitu IKA UNISA Futsal Competition. Yang bikin spesial, kami
semua masih anak SMA bahkan beberapa teman masih kelas 1. Jadi bisa dibilang,
kami jadi tim paling muda di kompetisi ini.
Ketika tahu kompetisinya diikuti oleh klub-klub yang terdiri dari mahasiswa
dan alumni UNISA, jujur saya merasa agak khawatir. Karena kami satu-satunya tim
pelajar SMA di antara para pemain yang jauh lebih berpengalaman. Namun, di
situlah tantangannya. Pelatih bilang, ini adalah kesempatan bagus bagi kami
untuk menguji mental bertanding dan melihat sejauh mana kemampuan kami bisa
bersaing dengan lawan-lawan yang lebih senior.
Yang
bikin perjalanan kami di kompetisi ini makin seru, Patra Jr sendiri baru saja
terbentuk. Kami cuma sempat latihan bareng dua kali sebelum turun ke lapangan.
Dengan modal segitu, ekspektasi kami sebenarnya nggak terlalu tinggi yang
penting kasih performa terbaik dan belajar sebanyak-banyaknya. Tapi ternyata kami
bisa bikin kejutan!
Step
by step, kami terus maju. Setiap
pertandingan jadi pembelajaran baru. Kami belajar baca permainan lawan yang
lebih matang, adaptasi sama tempo permainan yang lebih cepat, dan yang paling
penting belajar tetap solid sebagai tim meski di bawah tekanan. Sampai
akhirnya, kami berhasil masuk 8 besar. Rasanya kayak tidak percaya, tapi kami
buktikan kalau usia dan pengalaman bukan satu-satunya faktor penentu di
lapangan.
Di
babak 8 besar, kami ketemu Bombastic FC. Pertandingannya seru, kompetitif dari
awal sampai akhir. Kami sempat unggul di beberapa momen, tapi pengalaman mereka
yang lebih banyak akhirnya bikin mereka bisa memanfaatkan peluang dengan lebih
baik. Kami kalah tipis 3-4. Meski kalah, kami nggak kecewa. Justru bangga sama
apa yang sudah kami tunjukkan di lapangan.
Buat
saya pribadi, ini jadi motivasi besar untuk terus latihan dan ningkatin
kemampuan. Pengalaman menghadapi pemain-pemain senior ini jadi modal berharga
untuk kompetisi-kompetisi selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar